Showing posts with label nyeri sendi. Show all posts
Showing posts with label nyeri sendi. Show all posts

Thursday, November 15, 2012

Nyeri Sendi Pada Area Lutut

Lutut merupakan salah satu bagian yang paling sering terserang penyakit sendi yang kita kenal sebagai radang sendi atau nyeri sendi. Lutut adalah bagian tubuh yang selalu menompang semua berat badan kita terutama pas berdiri atau melakukan aktifitas lain seperti berlari dan berjalan.

Gejala Nyeri Sendi Pada Lutut

Seperti penyakit lain, sakit pada persendian juga punya genjala khas, seperti
  • Kaki mengalami kekakuan pada pagi hari biasanya 10-30 menit
  • Waktu kekakuan semakin lama seiring berlalunya waktu
  • Terdengar suara persendian lutut yang saling bergesek ketika kita berjalan atau lari
  • Adanya sebuah rasa mengganjal pada bagian persedian lutut
  • Lama-kelamaan terjadi pembengkakan yang disertai dengan demam

Cara Menghindari Nyeri Sendi pada Bagian Persendian Lutut

Berikut ini beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk mencegah terjadi nyeri pada persendian di lutut:
  • Jangan memiliki berat badan yang berlebihan karena akan memberikan beban pada lutut
  • Lakukan olahraga ringan yang dapat memperkuat persendian kaki squat, leg curl dan calves raise
  • Jangan biarkan Anda terglincir dan jatuh karena akan memberikan dampak kepada lutut
  • Perbanyak makan buah, ikan serta kacang kedelai
  • Jangan biarkan kaki terlalu lama terpapar angina dingin
  • Istirahat lah dengan cukup agar fit

Semoga tips dan artikel informasi ini bisa membantu kita semua. –hm-

Monday, November 5, 2012

Makanan Bisa Memincu Nyeri Sendi

Memang makanan dapat memberikan nutrisi yang Anda gunakan untuk melawan penyakit nyeri sendi. Namun ada beberapa makanan yang dapat memicu penyakit ini. Setiap orang bisa memiliki makanan pemicu yang berbeda – beda. Berikut ini beberapa contoh makanan pemicu menurut penelitian yang ada di artikel DailyMail:
makanan pencegah nyeri sendi
Makanan Sehat
  • Gula
  • Kafein
  • Jeruk
  • Lemon
  • Tomat
  • Daging (Babi, Sapid an Domba)

Dalam sebuah penelitian menunjukan bahwa 70% orang yang menghindari makanan di atas melaporkan bahwa rasa sakitnya berkurang dan mobilitas mereka dalam melakukan pekerjaan sehari-hari meningkat. Jadi bisa dibilang frekuensi sakit sendinya berkurang.

Selain makanan di atas, penderita sakit sendi juga diharapkan untuk memimaliskan asupan minyak nabati yang kaya akan omega 6 seperti minyak bunga matahari karena hanya akan membuat peradangan semakin bengkak. Ganti dengan minyak zaitun untuk memasak. Sedangkan untuk salad bisa menggunakan minyak kacang macadamiaatau minyak kacang kenali.

Untuk snacknya bisa diganti dengan sayur berdaun hijau tua seperti brokoli atau bayam. Sedangkan buahnya bisa Anda bisa memilih apel dan alpukat. Semoga informasi berguna.

Monday, October 15, 2012

Redakan Nyeri Sendi Dengan Air Garam

Redakan nyeri sendi dengan air garam. Air garam diteliti bisa membantu mengurangi pembengkaan yang sering terjadi karena adanya sendi yang sakit. Biasanya nyeri sering terjadi pada area rawan sendi. Penelitian ini dilakukan oleh peneliti dari Fakultas Life Sciences di Universitas Manchester, Inggris. Dr Compan dan Dar Pablo Pelegrin menemukan bahwa sel pada penderita radang sendi sebenarnya bengkak sehingga terasa semakin sakit dan air garam hangat bisa mengurangi pembengkakan tersebut.

Anda bisa memilih satu cara dari 2 cara sederhana yang ditawarkan di bawah ini:
air garam hangat untuk nyeri sendi
  • Cara pertama adalah berendam dalam bathtub yang sudah diisi dengan air hangat dan dicampur dengan beberapa sendok garam. Air hangat membantu merilexkan otot-otot yang lelah dan stress sedangkan garam mengurangi pebengkaan. Namun perlu diingat bahwa berendamnya tidak boleh kelamaan karena berendam kelamaan dapat membuat Anda pusing dan pingsang.
  • Cara ke-2 adalah mencampur air hangat dengan garam disebuah baskom lalu rendam perban hingga basah. Kemudian lilit perban di daerah yang sakit dan tunggu hingga dia mendingin baru ganti.
Ke-2 cara ini merupakan cara yang bisa digunakan sendiri tanpa bantuan orang lain. Selain itu, ke-2 cara ini tidak memiliki efek samping. -hm-

Tuesday, May 29, 2012

Olahraga Untuk Penderita Nyeri Sendi


Nyeri sendi  bisa terjadi pada setiap bagian tubuh manusia. Nyeri pada sendi lebih sering terjadi pada tangan dan kaki yang biasanya memiliki tugas yang berat. Kaki sebagai penompang dan tangan selalu berkerja. Nyeri sendi bisa muncul karena adanya peradangan pada daerah sendi terutama jika adanya gangguan pada jaringan cairan pelumas sendi.

Olahraga secara teratur dapat membantu para penderita radang atau nyeri sendi / Rheumatoid Arthritis (RA). Dengan berolahraga, nyeri akan berkurang dan otot tidak akan kaku lagi.  Bila tidak aktif melakukan olahraga, otot dan sendi akan semakin lemah. Beberapa olahraga ringan yang dapat dilakukan adalah:
olahraga untuk penderita nyeri sendi
  • Lakukan aerobik ringan seperti naik tangga, berjalan, jogging dan menari. Aerobik ringan ini dapat membantu tubuh tetap bugar serta memengurangi resiko penyakit jantung dan nyeri sendi.  Mulailah melakukan aerobik ringan untuk beberapa menit setiap hari. Tingkatkan waktunya  secara bertahap dari 5 menit ke 10 menit hingga 60 menit (1 jam).
  • Tambahkan olahraga beban 2-3 kali seminggu. Olahraga yang menggunakan beban dapat meningkatkan kekuatan otot serta mobilitasnya sehingga bisa mengurangi nyeri sendi. Gunakan band elastis atau beban. Mulai menggunakan beban paling ringan yang kemudian ditingkatkan sedikit demi sedikit.
  • Berenang merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan. Berenang akan membantu memperkuat sendi di seluruh tubuh terutama sendi di pungung, tangan dan kaki. Untuk permulaannya, berenanglah beberapa menit dengan bantuan papan pengapung. Tingkatkan waktunya dari beberapa menit menjadi 10 hingga 30 menit (1/2 jam). Ketika sudah terbiasa dengan air, papan pengapung bisa dilepas.
  • Isometric merupakan salah satu olahraga peregangan yang ringan namun bagus untuk penderita nyeri sendi. Biasanya peregangan ini sering dilakukan sebelum melakukan olahraga yang berat. Peregangan banyak jenis jadi lebih baik mencari orang yang sudah menguasai isometric seperti pelatih GYM.
  • Thai Chi dapat meningkatkan kelenturan tubuh, otot dan sendi. Thai chi merupakan serangkaian gerakan yang penuh kelembutan sehingga dapat menciptakan ketenangan batin dan keseimbangan antara kelenturan serta otot. Ini merupakan salah satu olahraga yang tidak akan memberatkan penderita nyeri sendi.

Perlu diingat bahwa 5 olahraga di atas harus dilakukan secara teratur baru hasilnya kelihatan. Waktu yang dibutuhkan -/+ 3 bulan untuk terlihat hasilnya. Semoga info ini membantu. –hm-

Monday, May 7, 2012

Mencegah Nyeri Sendi


Nyeri sendi  dikenal juga sebagai radang sendi. Radang sendi ini muncul pada tubuh dikarenakan ligament dan tulang rawan di sendi sudah aus sehingga menyebabkan sendi tidak berfungsi sebagai mana mestinya, pembengkakan dan penurunan mobilitas. Skenario terburuk dari penyakit ini adalah sakit sendi yang tidak tertahankan sehingga dokter akan merekomendasikan operasi sebagai sarana pengobatan.
olahraga mencegah nyeri sendi

Mencegah lebih baik daripada mengobati merupakan salah satu moto yang harus diterapkan untuk penyakit nyeri sendi. Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegahnya adalah:
  • Olahraga setiap hari disertai dengan peregangan sangat dianjurkan karena dengan olahraga fungsi otot, tendo serta  ligament akan ditingkatkan. Peregangan rutin juga dapat mengurangi  nyeri sendi. Namun jangan berlebihan dalam melakukan olahraga.
  • Menjaga berat badan. Berat badan yang berlebihan dapat memberikan tekanan dan pekerjaan tambahan kepada sendi tubuh terutama sendi pada kaki.
  • Konsumsi makanan –makanan sehat seperti kiwi, manga, papaya, apel, brokoli, bayam, labu siam, tomat, jagung, kacang dan oat yang dapat membantu tubuh membentuk protein “Collangen”.  Protein “Collangen” merupakan salah satu jenis protein yang dapat ditemukan di tendon (urat) dan tulang rawan.  Namun jangan mengonsumsi secara berlebihan juga.

3 cara sederhana ini tidak hanya bisa dilakukan pada masa pencegahan  saja tetapi juga dapat dilakukan saat sudah mengalami nyeri sendi. Semoga berguna. –hm-