Showing posts with label infomasi kesehatan. Show all posts
Showing posts with label infomasi kesehatan. Show all posts

Wednesday, June 26, 2013

Jalan Kaki Sehat dan Aman

Jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang dapat membantu kita mengecilkan perut. Selain jalan kaki sebenarnya masih banyak olahraga lagi yang bisa dilakukan namun jalan kaki merupakan olahraga paling murah dan mudah dilakukan oleh siapa saja tanpa mandang usia. Memang selain jalan kaki, olahraga murah lainnya adalah lari atau jogging namun jalan kaki ternyata lebih banyak manfaatnya.

Manfaat Jalan Kaki

jalan kaki nurunin berat badan
  • Mencengah kolesterol -> Walaupun sebenarnya jalan kaki terkesan ringan dan santai sebenarnya olahraga ini sangat baik untuk kesehatan.  Dengan berjalan kaki, kita bisa mencegah kolesterol. Kenapa bisa? Bisa saja karena dengan berjalan kaki, secara tidak sengaja asupan oksigen dan sirkulasi darah akan semakin lancar.
  • Memperkuat otot dan tulang serta mempercepat pembakaran lemak -> ketika kita berjalan, tubuh akan mengerak 600 otot dan 200 tulang. Secara tidak sengaja kita telah melatih otot dan tulang kita selama kita berjalan. Dengan bekerjanya otot dan tulang dalam jumlah yang banyak, membantu pembakaran timbunan lemak yang lebih cepat. Pembakaran lemak dalam jumlah banyak tentu mempercepat program mengecilkan perut yang sedang kita jalani.
  • Menghilangkan stress dan depresi -> olahraga jalan kaki sangat disarankan bagi kita yang sedang mengalami stress dan depresi baik itu karena asmara, kerjaan, keluarga dan lainnya. Bahkan dengan jalan santai, amarah juga dapat diredahkan.

Keuntungan Berjalan Kaki daripada Lari

Berdasarkan artikel informasi yang telah diposting di Mothernature Netword, beberapa pakar mengantakan bahwa berjalan kaki merupakan olahraga yang aman daripada olahraga lari. Berikut keuntungan berjalan kaki:
Aman untuk otot
Memang olahraga jalan kaki dan lari bisa bermanfaat bagi kesehatan. Tetapi menurut para pakar, jalan kaki lebih aman untuk otot daripada olahraga lari. Hal ini bisa disebabkan bila asupan karbohidrat ternyata tidak cukup, otot akan menyusut. Hal ini biasanya terjadi pada lari dengan jarak jauh.

Aman untuk Persendian
Jalan kaki merupakan salah satu olahraga yang paling bersahabat dengan persendian kita. Hal ini dikarenakan olahraga ini minim benturan di persendian. Berlari bisa memberikan tekanan yang berat pada persendian kai, lutut dan pinggang sehingga olahraga lari bukanlah olahraga yang cocok dengan orang yang persendiannya sakit.

Aman untuk Penderita Penyakit Jantung
Olahraga jalan santai merupakan olahraga yang paling aman bagi para penderita penyakit jantung. Toh, jalan kaki juga  bisa membantu menurunkan kolesterol, mencegah penyumbatan pembuluh darah dan melancarkan peredaran darah.

Mengecilkan perut dengan memilih olahraga yang tepat untuk memastikan tubuh tetap sehat. Sampai ketemu di artikel informasi lainnya.

Tuesday, February 26, 2013

Menyangkal Berat Badan Sendiri

Sebuah grup penelitian universitas dari Illinos, Urbana-Champaign meminta 3.622 sukarelawan Meksiko untuk memperkirakan berat badanmereka berdasarkan kategori dari sangat kurus, gemuk hingga obsesitas. Hasil dari penelitian ini adalah:
  • Sekitar 58 persen dari sukarelawan memiliki kelebihan berat badan mengambarkan dirinya sebagai orang yang beratnya normal.
  • Sekitar 75 persen sukarelawan obsesitas mengatakan bahwa mereka hanya sampai kategori gemuk jadi belum masuk kategori obsesitas.
  • Beberapa persen sukarelawan dengan berat yang sehat mengatakan bahwa mereka masih kurus.
Menurut sebuah studi di Amerika Serikat, Eropa, Kanada serta tempat lain menunjukan bahwa kecendrungan orang dalam menyangkal berat badan memang bisa ditemukan di setiap negara dan di setiap golongan umur. Jadi bisa dibilang banyak orang baik wanita maupaun pria yang melakukannya.

Para peneliti mengatakan hal ini terjadi karena bagian otak yang bernama posterior parietal cortexmengintegrasikan sinyal dari semua indera untuk membuat sebuah gambaran tubuh. Karena tubuh kita selalu berubah seiring waktu, otak akan terus menerus menyesuaikan persepsi. Para peneliti percaya bahwa sistem internal calibration kadang-kadang bisa rusak terutama bagi para penderita anorexia, bulimia dan gangguan dysmorphic dan untuk orang yang terlalu gemuk.

Menyangkal Berat Badan Sendiri
Beberapa tahun lalu, para peneliti dari University College London melakukan percobaan mengenai ukuran pinggang. Para relawan diminta mengistrihatkan tangannya di pinggang. Urat tendon pada pergelangan tangan dirangsang untuk menciptakan sensai bahwa mereka bergerak ke dalam. Dengan kata lain, tangan dibuat merasakan bahwa pinggang menyusut. Scan otak yang dilakukan selama percobaan ini menunjukan peningkatan aktivitas posterior parietal cortex. Ini berarti otak sedang mencoba membuat persepsi baru mengenai bentuk tubuh sukarelawan. Menurut Henrik Ehrsson, kemukinan untuk orang yang gemuk atau memiliki ganguan, ada yang tidak beres pada proses pencitraan ini.

Pada studi yang baru dilakukan, para peneliti melihat bahwa penolakan untuk mengakui berat badan ini kemungkinan dikarenakan adanya sifat malu. 3.665 sukarelawan di Quebec siberi serangkaian siluit tubuh kemudian sukarelawan diminta memilih siluit yang menggambarkan tubuh mereka sendiri. Hampir 70 persen dari sukarelawan yang kelebihan berat badan dan obesitas memilih siluit ramping. Dari 70 persen tersebut, peneliti melihat persepsi mereka akan berat badan dan hasilnya adalah anak-anak yang hidup dilingkungan dimana kebanyakan orang dekatnya (orang tua serta teman) memiliki berat badan di atas rata-rata akan memiliki persepsi yang tidak akurat akan berat badan.

Sumber artikel menyangkal berat badan ini adalah Times New York. Semoga artikel ini berguna –hm-

Monday, February 18, 2013

Sehat dengan Air Panas

Berendam menggunakan air panas dikenal juga dengan nama Hydrotherapy.  Pastinya sudah banyak dari kita yang menggunakan air panas untuk berendam. Mandi dan berendam dengan menggunakan air panas memang sangat disukai karena bisa meringankan sakit otot. Berikut ini beberapa tips agar bisa menikmati khasiat berendam dan mandi dengan menggunan air hangat / panas hingga maksimal:
Sehat dengan Air Panas
  • Jangan menggunakan air yang terlalu panas. Berendam atau mandilah dengan air yang suam-suam kuku. Air yang terlalu panas hanya akan membuat kita susah tidur karena air yang terlalu panas akan membangunkan neurologis (sistem syaraf). Bila ingin menggunakan air yang panas, ada baiknya kita mandi atau berendam 3-4 jam sebelum jam tidur.
  • Ibu hamil disarankan hanya menggunakan air dengan maksimal panas 37 derajat Celsius.
  • Minum air putih sebanyak-banyaknya sebelum dan setelah mandi atau berendam. Mandi dan berendam dengan air hangat atau panas akan memaksa tubuh kita mengeluarkan cairan tubuh sehingga kandungan air dalam tubuh berkurang drastis. Pastinya gak mau mengalami dehidrasi parahkan setelah mandi dan berendam.
  • Ketika berendam dengan menggunakan air panas, jangan lupa letakkan handuk dingin (handuk yang sudah dicelupkan ke air dingin) di atas kepala atau di leher. Hal ini dilakukan untuk menghindari sakit kepala yang sering muncul sebagai efek samping berendam dengan air panas.
  • Kombinasikan berendam dengan self-message (meminjat diri sendiri). Kombinasi ini akan membuat tubuh semakin relax.
  • Kombinasi mandi air hangat dengan peregangan. Peregangan membantu menghilangkan nyeri dan sakit otot namun kadang-kadang tidak berhasil. Dengan mengkombinasikannya dengan mandi air hangat bisa meningkatkan keberhasilan peregangan.
  • Penderita sakit pinggang ataupun punggung tetap boleh berendam dengan air panas karena berendam air panas memang salah satu terapi yang sangat disarankan.
  • Menambahkan garam saat ingin berendam dengan air panas? Banyak orang berpikir bahwa dengan menambahkan pada saat berendam air hangat akan membantu meringankan nyeri sendi serta sakit pinggang. Namun hingga sekarang belum ada penelitian yang benar-benar menunjukan bahwa garam bisa membantu meringankan nyeri sendi dan sakit pinggang.
Semoga artikel Sehat dengan Air Panas ini membantu Anda. –hm-